20 Mei 1906 Sebagai Hari Lahirnya Jiwa Terjajah Bangsa Nusantara

Mengulas tentang berdirinya Boedi Oetomo yang di jadikan Hari Kebangkitan Nasional 1908.
Gerakan Boedi Oetomo adalah gerakat tarekat kebatinan yang kemudian menjadi gerakan yang membawa misi tentang Nasionalisme. Bahwa paham Nasionalisme merupakan paham politik ideologi kebangsaan yang dikenalkan dari barat.

Dr.Soetomo dan teman-temannya juga merupakan anggota sekaligus membawa pesan organisasi persaudaraan bernama freemason.
Freemason melalui organ-organ strategisnya memiliki sebuah konsorisum perdagangan bernama VOC. Yang kemudian membentuk Pemerintahan kolonial.

Spirit kebangsaan ciptaan Boedi Oetomo, sebenarnya adalah spirit yang setting politiknya adalah menciptakan Nasionalisme di Nusantara. Namun, saat itu Indonesia belum digunakan menjadi doktrin perjuangan tentang kebangsaan. Dr. Soetomo sendiri lebih sering menggunakan bahasa Belanda dalam pidato-pidatonya tentang Nasionalisme.
Pada akhirnya, penanaman jiwa Nasionalisme tersebut adalah hasil setting designer, politik 1 pintu untuk lebih mudah menguasai Nusantara dengan tujuan menguasai sumber-sumber kemakmuran dan kehidupan tanah, air kita.

Selain itu juga untuk menyiapkan sebuah strategi penjajahan dan penguasaan abadi Nusantara oleh Barat. Dan untuk membuat suatu perjanjian sebagai instrumen material penjajahan.
Oleh karena itu pada 1928, Sumpah Pemuda menetapkan arah kebangsaan Nusantara, yaitu kebangsaan Indonesia.
Indonesia sendiri diciptakan mulai dari nama dan sistemnya oleh Richard Logan, seorang pejabat East India Company dari Inggris.

Kemudian, saat VOC mundur, kemudian Indonesia sebagai jiwa kebangsaan telah tertanam. Dan diciptakannya konflik antara Kerajaan Belanda (bergantian dengan Kekaisaran Jepang) melawan Bangsa Indonesia.

Pada 17 Agustus 1945, Soekarno-Hatta memproklamasikan Negara Indonesia dengan di dorong teman-teman seperjuangannya. Dan permodalannya adalah dari Kerajaan-Kerajaan di Nusantara yang koordinatornya adalah Sri Sultan HB IX. Momentum Proklamasi ini adalah mengambil kesempatan di hancurkannya Jepang (Nagasaki-Hiroshima) atas pemboman dari Amerika Serikat yang agendanya diadakan di kapal atlantik (Roosevelt dan Churchil). Dikenal dengan pejanjian atlantik. Sri Sultan HB IX sebagai koordinator dan memegang kuasa anggaran dikenal sebagai Pemodal utama pendirian Negara Republik Indonesia.

Kemudian 1949 Konferensi Meja Bundar di adakan di Belanda dengan agenda penyerahan administrasi ke Indonesia dengan nama Republik Indonesia Serikat. Sekaligus dibentuk Uni Indonesia-Belanda dengan Kepala Negaranya yaitu Kerajaan Belanda. Papua disini tidak terlibat sama sekali. Penandatangan KMB 1949 ditandangani oleh DR. Moh Hatta, Syahrir, Agus Salim, Sultan Hamid II dan beberapa delegasi Indonesia bersama PM.Belanda saat itu dengan saksi dari Negara Inggris, Amerika Serikat, Uni Soviet dan Raja-Raja dari Kerajaan-Kerajaan
Nusantara di Belanda.

Setelah selesai ditandatangani hasil perjanjian KMB, beberapa jam kemudian di tanda tangani oleh Ratu Juliana sebagai Ratu Kerajaan Belanda. Kemudian di Jakarta, Sri Sultan HB IX menerima dan menanda tangani Perjanjian KMB 1949 tersebut. Sekaligus mengangkat Ir.Soekarno sebagai Presiden RIS dan Wakil Mahkota Belanda untuk Uni Belanda-Indonesia. Dan disiarkan ke seluruh dunia.
Secara umum seperti itu kejadian dari Hari Kebangkitan Nasional.

SEHINGGA HARI KEBANGKITAN NASIONAL, SAYA SEBUT SEBAGAI HARI LAHIRNYA JIWA TERJAJAH NASIONAL.


Yudi Syamhudi Suyuti
Presiden Negara Rakyat Nusantara.

Terimakasih atas kunjungan anda di www.FAK-FAK.com , Silahkan berbagi :