Papua Siap Gelar Tinju Internasional

Tinju Profesional di Papua (GATRAnews/Katharina Lita)
Tinju Profesional di Papua (GATRAnews/Katharina Lita)
Jayapura,  - Papua akan menggelar tinju internasional tingkat Asia. Petinju yang akan dihadirkan adalah Suor Carry Boy peringkat dua nasional asal Thailand melawan Sam Ferload Puadi juara nasional kelas bulu, dari Gelalani Boxing Camp, Sorong, Papua Barat. Pertandingan tinju ini akan dilaksanakan di GOR Waringin, Kota Jayapura, Sabtu (29/8) malam.


Promotor tinju internasional, Maikel Kambuaya mengatakan kedua petinju akan bertarung di kelas ringan junior 58,9 Kg selama 10 ronde dalam kejuaraan non gelar Asian PAN Pasific."Alasan yang paling mendasar, kenapa tinju internasional itu di gelar di provinsi paling timur Indonesia, karena kami ingin memacu pemuda Papua untuk menjadi petinju profesional. Apalagi Papua memiliki potensi di bidang olah raga khususnya tinju. Kami berharap suatu saat nanti, putra Papua akan mendapatkan gelar tinju dunia," jelasnya, Jum`at (28/8), di sela-sela timbang badan para petinju ini.

Panitia penyelenggara tinju tingkat internasional, Ucu Borlag mengatakan dengan tinju bisa menyalurkan bakat dan meminimalisir nilai negatif atau stigma minuman keras yang melekat pada pemuda Papua.  "Ini adalah pertandingan internasional antar kedua negara, Indonesia dan Thailand. Akan lebih baik jika Gubenur Papua, Lukas Enembe bisa membuka secara langsung pertandingan ini," kata Borlag yang memiliki lisensi A wasit tinju internasional itu memberikan alasan.

Sementara, Sekretaris Jenderal Komite Tinju Profesional Indonesia Adrian Ingratubun mengatakan, bakat tinju pemuda Papua sangat bertumbuh di Bumi Cenderawasih. Bahkan putra asli Papua, Hengky Baransano, tercatat sebagai peringkat ke-6 WBO Asia Pasific.  

"Banyak atlet tinju wanita juga ditemukan di Papua. Saya sangat bangga, padahal di daerah lain, atlet tinju wanita jarang ditemukan. Ini yang membuat papua berbeda dengan yang lainnya," ungkapnya ditempat.

Dalam kejuaraan tinju ini, juga di perebutkan sabuk emas Gubernur Papua Lukas Enembe di Kelas Welter Yunior 63,5 Kg,  antara Roy Tua Minihuruk juara nasional Manihuruk Boxing Camp Curup Bengkulu vs. Geisler Ap, mantan juara nasional Knambai Umbai BC, Kabupaten Jayapura dalam 12 Ronde. Kemudian, perebutan Sabuk Emas Kapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw, Kelas Welter 66,6 Kg antara Jhon "Fox" Ruba juara nasional versi FTI dari Armintan Boxing Camp Tangerang vs. Ramadhan Werium mantan juara nasional dari Animha Boxing Camp Merauke, Papua dalam 8 Ronde.

Lalu, perebutan Sabuk Emas Ketua DPRP Yunus Wonda pada kelas bantam 53,5 Kg antara Paulus Baransano peringkat 2 nasional dari Victoria Boxing Camp Kabupaten Manokwari, Papua Barat vs. Welen Marahena peringat 5 nasional dari Neinggolan Gym, Jakarta.

Selanjutnya, perebutan Sabuk Emas Danlantamal Papua pada kelas terbang yunior 49 Kg antara Hengki Baransano peringkat 3 nasional dari Cenderawasih Boxing Camp Kabupaten Manokwari, Papua Barat vs. Melianus Mirin peringat 4 nasional dari Aplim Apom BC Pegunungan Bintang dalam 8 ronde, serta partai tambahan perebutan Sabuk Emas Wali Kota Jayapura Benhur Tomy Mano.


Reporter: LLL
Editor: Edward Luhukay 
GATRAnews

Terimakasih atas kunjungan anda di www.FAK-FAK.com , Silahkan berbagi :