Tidak Hanya Aman, Kapolda Papua Ingin Pilkada di Bumi Cenderawasih Berintegritas

Posted By Admin on Sunday, 30 August 2015 | 15:20:00

Kepolisian mempunyai tugas berat dalam menjaga kedamaian pelaksanaan Pilkada Serentak 2015 di Indonesia. Begitu juga dengan kedamaian Papua, Kapolda Papua Brigjen Paulus Waterwap berharap proses pelaksanaan tahapan Pilkada 2015 di tanah Papua dapat berjalan lancar dan damai.

Demikian disampaikan Brigjen Paulus di hadapan peserta deklarasi Kampanye Pilkada Damai, di Distrik Sota, Merauke, Papua, Kamis (27/8), seperti dilansir dari laman kpu.go.id.

"Kita semua adalah anak bangsa, kita sepakat hadir di titik nol perbatasan RI-PNG ini pertanda kita juga bersepakat untuk menjaga kedamaian Pilkada di tanah Papua. Kita jaga juga keutuhan negara ini, dari Aceh sampai tanah Papua. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus bisa mengisi dan melanjutkan kemerdekaan dengan penuh semangat dan optimisme," kata Brigjen Paulus.

Kapolda Papua pertama yang juga putra asli dari bumi cenderawasih tersebut mengingatkan kepada para calon pemimpin bahwa masih banyak masyarakat di tanah Papua membutuhkan bantuan. Pemimpin itu harus bisa membuat masyarakat Papua disejajarkan diri dengan masyarakat lainnya di Indonesia. 42 paslon bupati dan wakil bupati ini harus mempunyai tekad dan komitmen yang sama, yaitu menjaga persatuan dan kesatuan, serta keamanan dan ketertiban kampanye Pilkada. Brigjen Paulus juga menegaskan bahwa semua harus siap dipilih dan siap untuk tidak dipilih, bukan siap menang dan siap kalah, karena ini pilihan masyarakat semua.

"Sebagai unsur keamanan Papua, Polda telah memantau potensi kerawanan dalam kampanye Pilkada. Antara lain, adanya black campaign, money politics, kampanye di luar jadwal, anak di bawah umur, keterlibatan PNS atau instansi pemerintah, penggunaan fasilitas negara, bentrok massa, kecelakaan lalu lintas, dan tindakan pidana lainnya. Kami menyerukan himbauan kepada seluruh jajaran penyelenggara pilkada, TNI-Polri, dan stakeholder lainnya, untuk menciptakan pilkada yang aman, damai, dan berintegritas," tegas Brigjen Paulus yang dilantik menjadi Kapolda Papua sejak 31 Juli 2015 yang lalu.

Ia menambahkan, tidak hanya situasi yang aman, tertib dan damai, tetapi juga berintegritas, yaitu integritas penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu harus dijaga. Kemudian integritas moral masyarakat Papua juga harus dijaga baik-baik untuk mendapatkan pemimpin yang baik pula.

"Semua harus bekerja bersama-sama menjawab harapan-harapan itu dengan penuh tanggungjawab. Deklarasi kampanye damai ini diharapkan bisa juga menjadi langkah awal Pilkada yang damai di tanah Papua," demikian Brigjen Paulus. [rus]

Sumber: http://nusantara.rmol.co
Blog, Updated at: 15:20:00