Putra Fak-Fak, Papua Barat Menjadi Danki Taruna Muda STTD

 
BEKASI – Antonius Elton, adalah taruna muda STTD Bekasi tahun ajaran 2015. Ia adalah satu dari 134 taruna program pembibitan asal FakFak Papua Barat. Elton adalah satu putra Papua Barat yang beruntung lolos diterima di STTD melalui jalur pembibitan dan dibiayai APBD Fak-Fak.

Pada awal tahun ini, Elton begitu biasa disapa terpilih menjadi Komandan Kompi (Danki) Taruna Muda STTD Bekasi. Putra kelahiran Sorong ini terpilih sebagai Danyon setelah menyisihkan beberapa kompetitor, sesama taruna.

Ia mengaku, siap menerima amanat dan kepercayaa teman-teman taruna muda STTD untuk memimpin dan mengelola mereka selama proses belajar di Kampus STTD Bekasi, setahun ke depan. “Kalau nanti dipercaya dan terpilih kembali, tentu harus lebih siap dan lebih baik,” kata Elton kepada beritatrans.com dan bekasibusiness.com di Bekasi, kemarin.

Menurutnya, menjadi taruna muda STTD sudah menjadi cita-citanya seja kecil. Setelah menyelesaikan pendidikan SMP dan SMA di Fak-Fak, Papua Barat ia mengaku tertarik mendaftar menjadi taruna melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Fak-Fak. Kebetulan ada program pembibitan taruna muda dari daerah ini.

“Saya mendaftar di daerah yaitu Dinas Perhubungan Fak-Fak. Saya juga tak punya keluarga atau channel siapapun di STTD atau BPSDM Perhubungan. Jadi, syukur pada Tuhan kalau bisa lolos dan sekarang sudah dilantik menjadi taruna muda di Kampus STTD ini,” ura Elton.

Elton pun harus berjuang dari awal dan bersaing dengan teman-temannya asal Papua Barat. Dari sekian banyak pendaftar, hanya Elton bersama taruni Levina Pentury yang lolos test dan diterima masuk STTD.

Disematkan Kadishub

Selain kedua orang tuanya sudah meninggal, papar Elton, dia datang sebagai taruna program pembibitan Dishub Fak-Fak. Yang mendampingi dan berperan sebagai wali saya adalah Kepala Dishub Fak-Fak. Saat pelantikan menjadi taruna muda, mereka berdua Kadishub dan Keala TKD Pemkab Fak-Fak yang menjadi orang tua kami.

Di saat penyematan pin taruna muda, yang biasa dilakukan orang tua taruna, Elton dan Levina harus disematkan pin-nya oleh Kadishub Fak-Fak, yaitu Taufik Heru Swansa.
“Mereka (Kadishub, Taufik HruSwansa dan Kepala TKN Heri Toh), yang datang sebagai bapak. Saat penyematan pin taruna muda, mereka juga yang menyematkan pada kami berdua,” terang Elton.

Agustinus Elton mengambil program studi (prodi) –II Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB). Sedang Levina Pentury memilih prodi D-III Transportasi Darat (Transdar) STTD.

Jika sudah lulus kelak, menurut Elton, dia bersama Levina harus kembali mengabdi ke Pemkab Fak-Fak. “Ini konsekuensi kami putra daerah dan utusan Dishub Fak-Fak, kami nanti harus mengabdikan ilmu dan pengalaman untuk warga Fak-Fak Papua Barat,” tegas Elton (helmi)

- See more at: http://beritatrans.com

Terimakasih atas kunjungan anda di www.FAK-FAK.com , Silahkan berbagi :