Tentara Penembak Warga Papua Dihukum 12 Tahun Bui


Rimanews - Serka Makher M Rehatta, anggota Kodim 1710 Mimika yang merupakan pelaku utama penembakan terhadap almarhum Herman Mairimau dan melukai Marthinus Afokafi dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan dipecat dari dinas militer TNI AD.
Putusan itu dibacakan majelis hakim Pengadilan Militer III-19 Jayapura yang diketuai oleh Letkol Laut (KH) Vince Bulo dengan hakim anggota Letkol Laut (KH) Asep RH dan Mayor CHK Ahmad Jaelani, Jumat (13/11/2015) siang.
Persidangan yang terbuka untuk umum itu berlangsung di gedung Pengadilan Negeri Kota Timika disaksikan oleh ratusan warga Suku Kamoro.

Terdakwa lainnya atas nama Praka Gregorius Bernadus Geta dijatuhi hukuman tiga tahun penjara dan dipecat dari dinas militer TNI AD karena terbukti membantu Serka Makher untuk melakukan tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan orang lain mengalami luka berat.

Hukuman yang dijatuhkan kepada Serka Makher jauh lebih tinggi satu tahun dibanding tuntutan Oditur Militer Letkol Laut (KH) Jeri P yang menuntut yang bersangkutan dengan hukuman 11 tahun penjara.

Adapun hukuman Praka Gregorius lebih rendah dua tahun dibanding dengan tuntuan Oditur Militer yang menuntut yang bersangkutan dengan hukuman lima tahun penjara.

Menurut Majelis Hakim, perbuatan para terdakwa juga dinilai telah menimbulkan instabilitas di Kabupaten Mimika dan Papua pada umumnya.
Perilaku para terdakwa yang mengonsumsi minuman keras beralkohol sebelum terjadi peristiwa penembakan terhadap sejumlah warga sipil di Koperapoka Timika dinilai merupakan bentuk pembangkangan terhadap perintah pimpinan TNI, khususnya Panglima Kodam XVII/Cenderawasih.

Atas putusan tersebut, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir. Selain Serka Makher dan Praka Gregorius, terdakwa lainnya dalam kasus tersebut yakni Sertu Ashar dan Pratu Imanuel Imbiri.(Rimanews)

Terimakasih atas kunjungan anda di www.FAK-FAK.com , Silahkan berbagi :