Tokoh Pemuda Tolak Program Transmigrasi di Maybrat 2016

Saya atas nama Pemuda Maybrat menolak dengan tegas Program Transmigrasi yang direncanakan PEMDA Maybrat melalu Kepala dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maybrat yang akan didatangkan dari Jawa ke Kabupaten Maybrat yang lokasinya di daerah Aifat pada awal tahun 2016 berjumlah 6000 orang.

hal-hal yg melandasi penolakan saya adalah:

1. Persoalan Marignalitas
Di Kabupaten Maybrat, masyarakat masih hidup pada tatanan marginalitas (terpinggirkan), harapan besar bahwa kehadiran Kabupaten Maybrat bisa merubah kehidupan marginal menjadi post moderen-moderen dan menuju masyarakat global

2. Persoalan hak-hak adat

A. Kabupaten Maybrat berada di Maybrat, yang mana pemerintahan seyogyanya beradaptif dengan sosiokultural living style masyarakat Maybrat secara utuh, karena hadirnya Kabupaten Maybrat didasarkan atas kebutuhan Masyarakat Maybrat dan bukan karena dipersiapkan demi kebutuhan transmigrasi.

B. Hutan dan tanah adat Maybrat yang secara hakiki merupakan harta pusaka pribumi maybrat akan dikorbankan menjadi lahan hunian dan lahan pertanian transmirgan (orang non pribumi/pendatang)

3. Persoalan Kesejahteraan Masyarakat
Orang Maybrat dan Kabupaten Maybrat adalah Kabupaten dan Masyarakat yang termiskin di Provinsi Papua Barat yang belum dilayani dengan baik oleh Pemerintah daerah sehingga masih membutuhkan bimbingan dan santunan pemerintah, maka secara jelas kami menolak dengan tegas rencana penerimaan transmigrasi ke Maybrat, alasannya bahwa transmigrasi adalah mereka yang hidup digaris kemiskinan di daerah Jawa yang dikirim dan akan menjadi masalah dekadensi kemiskinan yang banyak di kabupaten Maybrat

4. Persoalan Kepentingan Politik VS Hak Kesulungan
Saya mendeteksi perencanaan didatangkannya transmigrasi ke Kabupaten Maybrat merupakan bagian dari kepentingan politik individu yang dilakukan oleh Kepala dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maybrat yang secara tidak sadar telah mengorbankan hak-hak adat, hak-hak kesulungan dan harga dirinya sendiri tidak ada.

5. Nilai-nilai Entiti Maybrat yang perlu dijaga
Pemerintahan Kabupaten Maybrat adalah sebuah pemerintah Negara yang berkedudukan di wilayah adat yang azaz-azaz adatnya berwatak entitas Maybrat dimana yang berhak disebut orang Maybrat adalah:
   a. Mereka yang lahir dari bapa dan mama orang asli maybrat
   b. Mereka yang lahir dari bapa maybrat dan mama non maybrat tetapi tingkahlaku dan perilakunya    menyatu dengan adatistiadat budaya maybrat
   c. Mereka yang lahir dari mama maybrat dan bapa non maybrat tetapi tingkahlaku dan perilakunya  menyatu dengan adatistiadat budaya maybrat

6. Interest Point
Orang Maybrat yang oleh karena kepentingan pribadinya dan menjual nilai-nilai Maybrat dia bukan orang Maybrat sejati, mereka adalah penghianat, mereka adalah pemberontak terhadap Maybrat, mereka adalah agen penjajah, mereka adalah oknum pembunuh eksistensi identitas Maybrat.


NB.
Hari ini saya bersuara sendiri, jika tidak didengar maka besok pasti 1x1000 orang akan bersuara bersama, jika besok tidak didengar maka lusa 1000x1000 orang akan bersuara bersama, dan jika lusa tidak didengar maka Tangan TUHAN sang kepala atas suku bangsa memukul mundur setiap orang yang tidak bekerja di tanah ini dengan jujur, taat dan dengar-dengaran serta takut akan TUHAN.

Catatan : Plato Ajamaru
Tokoh Pemuda Tolak Program Transmigrasi di Maybrat 2016 Tokoh Pemuda Tolak Program Transmigrasi di Maybrat 2016 Reviewed by Fakfak on 12:12:00 Rating: 5
Powered by Blogger.