Jokowi Kritik Menteri-menteri karena Bangun Papua Tidak Terintegrasi

Presiden Joko Widodo (tengah) tiba untuk upacara pemberian grasi lima narapidana politik di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Abepura, Jayapura, Papua, 9 Mei 2015.

JAKARTA, - Presiden Joko Widodo mengkritik para menterinya yang ia anggap bekerja tak terintegrasi dalam pembangunan Papua.

Karena itu, Jokowi meminta pola pembangunan ke depan harus mempertimbangkan aspirasi masyarakat Papua.

"Beberapa tahun ini, kementerian-kementerian bekerja sangat sektoral, tidak terintegrasi," kata Jokowi, saat membuka rapat terbatas dengan topik masalah Papua, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (3/12/2015).
"Sehingga yang terlihat di lapangan adalah berjalan sendiri-sendiri," ucapnya.

Jokowi menegaskan, dirinya ingin pemerintah memberikan perhatian yang besar kepada Papua.
Cara mewujudkannya adalah melalui pelaksanaan pembangunan infrastruktur, jalan, jembatan, pasar, dan pemberian layanan kesehatan serta pendidikan.

Dalam rapat sore ini, kata Jokowi, dirinya ingin menegaskan pentingnya pemberian perhatian pada Papua.
Ia meminta tahun 2016 seluruh kementerian, termasuk TNI/Polri dapat secara terintegrasi menjalankan program-programnya sehingga masyarakat Papua bisa merasakan kehadiran negara.

"Percepat pembangunan infrastruktur di perbatasan, jalan, jembatan, buka keterisolasian di Papua," tutur Jokowi.

"Sehingga nanti pergerakan orang dan barang bisa lebih cepat dan mempengaruhi harga di sana," ucapnya.
sumber: Kompas
Jokowi Kritik Menteri-menteri karena Bangun Papua Tidak Terintegrasi Jokowi Kritik Menteri-menteri karena Bangun Papua Tidak Terintegrasi Reviewed by Anak Papua on 22:21:00 Rating: 5
Powered by Blogger.