Osman Marbun : Optimistis Selesaikan Proyek Trans Papua 2018

TEKAN BIAYA Presiden Joko Widodo (tengah) berkomunikasi jarak jauh dengan pejabat di Papua, Rabu, 6 Januari 2016. Foto oleh setkab.go.id

JAYAPURA, — Pembangunan Jalan Trans Papua sepanjang 4.325 kilometer tidaklah mudah. Salah satunya karena medan dan geografisnya sangat berat. Namun pemerintah Provinsi Papua menyambut baik dan optimistis proyek ini akan berlanjut.

“Harapan pak Presiden sesuatu yang realistis, Sebagai perwakilan Kementrian PU dan PR di Papua, kami siap mewujudkannya," kata Kepala Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan serta Perumahan Rakyat Wilayah X Papua dan Papua Barat Osman Marbun di Papua, Rabu 6 Januari usai menggelar telekonfrence dengan Presiden RI Jokowi.

Dengan terlibatnya TNI dalam proses pembukaan jalan itu, sangat membantu PU. "Kami optimistis karena TNI ikut membantu," katanya. Menurut Osman Marbun, dengan terbukanya akses Jalan Trans Papua, maka tingginya biaya operasional di Papua akan bisa ditekan.

"Kalau tingkat kemahalan bisa ditekan, dengan sendirinya masyarakat akan bisa meningkatkan kesejahteraannya," kata dia. Saat ini, Jalan Trans Papua yang sudah terbuka sudah sepanjang 3.667 kilometer. "Jadi masih ada 658 kilometer yang tertutup hutan, dan target kami dalam dua tahun ini akan bisa dibuka dan dibangun,” katanya.

Adapun ruas Jalan Trans Papua, di antaranya Jayapura-Wamena-Mulia, Jayapura-Sarmi, Jayapura-Hamadi-Holtekamp-Perbatasan Papua Nugini, Merauke-Waropko, Timika-Mapurujaya-Pomako, Nabire-Waghete-Enarotali, dan Serui-Menawi-Subeba.

Untuk Papua Barat, rua Jalan Trans Papua adalah Manowari-Sorong, Manokwari-Bintuni, Fakfak-Hurimber-Bomberay, dan Sorong-Mega.

"Jalan Trans Papua yang sedang dibangun nantinya akan mengakomodir pusat-pusat kegiatan nasional yang sudah ditentukan dalam rencana tata ruang wilayah nasional. Tiga pusat kegiatan nasional yang ada di Papua ini yaitu Sorong, Jayapura, dan Timika. Sedangkan Papua Barat pusat kegiatan strategis ada Manokwari, Raja Ampat, dan Tanah Merah,"pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berharap, Jalan Trans Papua dapat segera dibangun. Bahkan ditargetkan, jalan itu akan terkoneksi pada 2018. — Rappler.com

Terimakasih atas kunjungan anda di www.FAK-FAK.com , Silahkan berbagi :