Antara Pemerintah dan KNPB, NKRI Harga Mati dan Papua Merdeka


Fak-fak.com – Pemerintah Indonesia dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) saling berebut ‘Pamor’ di wilayah kepulauan pasifik dengan visi dan misi masing-masing demi mempertahankan harga diri kedua belah pihak.

KNPB sendiri terus menyuarakan setiap kasus pelanggaran HAM yang hingga saat ini belum juga terselesaikan, sementara di lain pihak Indonesia terus mendesak agar statusnya di organisasi Melanesian Spearhead Group, MSG, meningkat dari anggota asosiatif menjadi anggota penuh untuk mencegah langkah-angkah yang bisa memisahkan Papua dari tubuh NKRI.

Bazoka Logo, juru bicara Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mengatakan bawah mereka (KNPB) menuntut agar organisasi Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat, diterima sebagai anggota Melanesian Spearhead Group, MSG.

Demonstran yang turun ke jalan-jalan di tujuh kota besar di Papua pada tanggal 13 Aprill 2016 lalu menuntut agar organisasi Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat diterima sebagai anggota Melanesian Spearhead Group, MSG.

“Rakyat Papua menuntut dan mendukung penuh ULMWP diterima sebagai anggota full (penuh) MSG,” kata Bazoka Logo kepada BBCIndonesia.

Komentar Bazoka Logo pun ditanggapi salah salah satu politisi dari PDI-Perjuangan, Effendi Simbolon sebagai salah satu hal yang peru diperhatikan secara serius oleh pemerintah Indonesia untuk mengatisipasi gerakan-gerakan separatisme yang bisa berujung kepada pembebasan tanah Papua dari tubuh NKRI.

“Kita tidak akan mentolerir bagi (kelompok) bagian-bagian dari Indonesia, termasuk pelaku unjuk rasa di Papua, yang bukan saja menolak Indonesia menjadi member (anggota) MSG, tetapi mereka juga menjadi representasi dari Papua Barat,” kata Effendi.

Sumber : Ha
rianPapua.com
Antara Pemerintah dan KNPB, NKRI Harga Mati dan Papua Merdeka Antara Pemerintah dan KNPB, NKRI Harga Mati dan Papua Merdeka Reviewed by Aldo Dogopia on 11:30:00 Rating: 5
Powered by Blogger.