Biarkan Jafri Sastra Memoles ‘Mutiara Hitam’ Dengan Leluasa


Biarkan pelatih  Jafri Sastra memoles skuad berjuluk Mutiara Hitam dengan leluasa. Pasalnya pelatih yang sukses menghantarkan Mitra Kukar menjuarai Piala Jenderal Sudirman lalu diharapkan bisa mengembalikan ‘sinar Mutiara Hitam’ Persipura pada  Indonesia Super Competition (ISC) mendatang.

Mantan pemain belakang Persipura, Jack Kamasan Komboy mengatakan, manajemen tim tentu punya berbagai pertimbangan sebelum memilih Jefri Sastra sebagai pelatih. Namun pelatih yang pernah meloloskan Semen Padang kesemifinal Piala AFC, 2013 lalu itu harus diberi keleluasaan  memoles pasukan ‘Mutiara Hitam’.

“Jafri Sastra jangan diberi beban yang besar. Tapi bagaimana dia diberi keleluasaan menangani tim sebas-bebasnya. Kini tinggal bagaimana Jafri Sastra meracik tim Persipura,” kata Jack kepada Jubi, Kamis (14/4/2016).

Namun Jafri Sastra diingatkan segera menyesuaikan diri dengan tim dan memahami karakter anak-anak Papua. Merangkul pemain sangat penting untuk menjaga situasi harmonis dalam tim. Meski waktu persiapan terbilang mepet, namun ia berharap Jafri Sastra segera menyesuaikan diri.

“Jafri Sastra juga harus ingat, anda kini ada dalam Persipura. Tim yang punya nama besar di Indonesia. Tim pengoleksi gelar terbanyak kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Harus cepat menyesuaikan. Persipura ini menyangkut harga diri orang Papua. Jefri Sastra harus memahami itu,” ucapnya.

Kini pendukung ‘Mutiara Hitam’ berharap banyak pada penampilan Persipura ketika ISC yang rencananya mulai digelar 16 April mendatang, pasca penampilan tak maksimal Ian Kabes dan kawan-kawan diajang Piala Sudirman dan Bhayangkara.

“Tentu semua pendukung Persipura berharap, ISC inilah kesempatan Persipura menunjukkan kelasnya,” katanya.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano menyatakan pihak manajemen berupaya mengembalikan kejayaan ‘Mutiara Hitam’ diajang ISC. Kembalinya ‘anak hilang’ Boaz Solossa menjadi harapan tersendiri mengembalikan keperkasaan Persipura, si jenderal lapangan hijau yang selama ini dikenal sulit ditaklukkan.

“Kami tetap bercermin dengan kegagalan pada ajang Piala Sudirman dan Piala Bhayangkara. Makanya jajaran manajemen Persipura segera melakukan perubahan dalam tim,” kata Mano.

Manajemen berharap, masuknya sejumlah pamain dan pergantian pelatih bisa mengembalikan keperkasaan Persipura.

“Kalau mengenai sponsor, kami tetap membuka diri terhadap pihak-pihak yang ingin memberikan dukungan. Apalagi kini klub sepakbola profesional tak boleh lagi menggunakan dana APBD,” ucapnya. (Arjuna Pademme)

Sumber : Jubi

Terimakasih atas kunjungan anda di www.FAK-FAK.com , Silahkan berbagi :