Jack Komboy : Perekrutan Yoo Jae Hoon Bukan Kebutuhan Mendesak

Posted By Admin on Thursday, 14 April 2016 | 22:26:00


Fakfak.com – Mantan kapten kedua Persipura, Jack Kamasan Komboy tak sependapat dengan kembali direkrutnya penjaga gawang asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon oleh manajemen Persipura untuk mengawal gawang ‘Mutiara Hitam’ dalam ajang Indonesia Super Competitition (ISC) mendatang.

Kata Jack, pihak manajemen tim tentu punya berbagai pertimbangan sebelum merekrut pemain. Termasuk apakah sesuai kebutuhan tim atau tidak. Namun secara pribadi, sebagai mantan pemain Persipura, ia menilai direkrutnya Yoo Jae Hoon bukanlah kebutuhan mendesak dalam tim.

“Saya pikir untuk ukuran penjaga gawang, Ferdiansyah masih bagus. Dia masih layak jadi penjaga gawang utama Persipura. Dia juga sudah cukup lama bersama Persipura,” kata Jack kepada Jubi, Kamis (14/4/2016).

Mestinya kata Jack,  manajemen bukannya mengontrak penjaga gawang asing tapi bagaimana mencari penjaga gawang lokal atau pemain asing yang berkualitas.

“Itu yang dibutuhkan tim. Bukan penjaga gawang asing. Penjaga gawang lokal juga masih banyak yang bagus-bagus,” ucapnya.

Jack semasa aktif bermain berposisi sebagai pemain belakang itu lebih sependapat jika manajemen Persipura dalam perekrutan pemain lebih memprioritaskan lini belakang ‘Mutiara Hitam’.

Kondisi Ruben Sanadi yang kini masih dalam tahap pemulihan cedera, tentu merugikan lini belakang Persipura. Meski Persipura masih memiliki beberapa pemain yang bisa menggantikannya, namun peran Sanadi di lini belakang bersama Richardo Salampessy sangat sentral.

“Kalau saya, akan lebih baik ketika perekrutan pemain lalu, manajemen merekrut beberapa pemain belakang berkualitas,” katanya.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano menyatakan pihak manajemen berupaya mengembalikan kejayaan ‘Mutiara Hitam’ diajang ISC. Kembalinya ‘anak hilang’ Boaz Solossa menjadi harapan tersendiri mengembalikan keperkasaan Persipura, si jenderal lapangan hijau yang selama ini dikenal sulit ditaklukkan.

“Kami tetap bercermin dengan kegagalan pada ajang Piala Sudirman dan Piala Bhayangkara. Makanya jajaran manajemen Persipura segera melakukan perubahan dalam tim,” kata Mano.

Manajemen berharap, masuknya sejumlah pamain dan pergantian pelatih bisa mengembalikan keperkasaan Persipura.

“Kalau mengenai sponsor, kami tetap membuka diri terhadap pihak-pihak yang ingin memberikan dukungan. Apalagi kini klub sepakbola profesional tak boleh lagi menggunakan dana APBD,” ucapnya. (Arjuna Pademme)

Sumber : Jubi
Blog, Updated at: 22:26:00