Berlindung dirumah Kapolres Fakfak, Sopir Truk Tetap Dianiaya Anggota Polisi

Sopir Truk ikut di Keroyok dan dianiaya pasukan Patroli Dalmas Polres Fakfak pada tanggal 3 Mei 2016.

Korban di RSUD
Pada tanggal 3 Mei 2016 Arsyad Elli alias (Ayong) seorang Sopir Truk milik Dinas Pertanian berhenti sekitar 30 meter dari traficlight (lampu merah ) Tumbruni Fakfak , yang sudah berhenti sekitar 15 menit di tempat itu untuk menurunkan Meja jualan seorang Ibu yang meminta bantu korban untuk anggkut mejanya, tiba-tiba datanglah Patroli Dalmas Polres Fakfak sekitar jam 12,30 dan berhenti di belakang mobil truk korban karena merasa menghalangi jalan raya maka anggota Polisi Dalmas meneriakinya dengan kata kata "we bangsat kurang ajar babat dia bunuh dia", bersamaan lewat kaca spion korban melihat 4 anggota polisi melompat dan berjalan cepat menuju Mobil korban.
Maka Ayong segera meninggalkan TKP karena kuatir dipukul, namun mobil patroli Dalmas terus mengejar sambil berteriak teriak dengan kata-kata wei stop bangsat binatang korban terus kejar bagaikan seorang teroris, korban sendiri tidak tau kesalahan apa yang dibuatnya sehingga korban di kejar bagaikan penjahat korban di kejar hingga di depan Mesjid Jami Jl. Izak Telusa; pasukan dalmas itu mengeluarkan tembakan peringatan dua kali tembakan ke udara, tetapi korban berusaha menyelamatkan diri menuju kediaman Kapolres dengan maksud mencari perlindungan.

Namun sampai di rumah Kapolres, mobil patroli Dalmas juga sampai dan anggota yang di mobil patroli rebutan turun kemudian mengeroyok korban yang sudah ada di teras rumah Kapolres dengan pukulan dan tendangan sepatu safety korban di hujani pukulan hingga babak belur.
Saat itu ibu Kapolres ada di dalam rumah keluar rumah dan berteriak agar hentikan penganiayaan namun tidak digubris oleh anggota.
AE (43) cuma bisa bertahan tapi akhirnya terkapar juga. Setelah terkapar tak berdaya masih ditendang lagi dan disuruh bangun. Kemudian Kapolres Fakfak AKBP. Mohamad Yusup, SH,M.Hum tiba di TKP dan Kapolres menanyakan ke anak buahnya siapa yang pukul masyarakat begini, namun tidak ada yang menjawab kapolres sempat menampar seseorang, korban sudah tidak bisa melihat karena darah sudah menutup matanya hanya korban bisa mendengar seorang senior Polisi yang dikenalinya mengemudikan mobil dalmas, dan ada seorang lagi mengatakan “ Kita ini cape Kapolres tidak perlu main tindak anak buah begitu dong, setelah itu ada yang membawa korban dengan Mobil Unit Serse ke RSUD Fakfak.

Selain AE, ada temannya yang ikut di mobil saat itu dipukul juga berinisial LT (34) dan AL (22). Kejadian ini pada tanggal 4 Mei 2016 sekitar jam 10.50 WIT (sekali lagi) di Teras depan rumah dinas Kapolres Fakfak.

Di depan seorang penjaga sedang Piket di RUMAH DINAS KAPOLRES. Secara Resmi Korban AE (43) bersama 2 temanya telah melaporkan kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang menimpa mereka ke Propam Polres Fakfak, dan secara khusus Korban AE di damping oleh Tim Advokat Pembela HAM Papua dari Elsham Papua Pos Kontak Fakfak, yang di Pimpinan Advokat La Iriani, SH dan Paulus Sirwutubun, SH serta para asisten dari Elsham Papua Pos Kontak Fakfak.
Di rencanakan hari Rabu 11 Mei 2016 Korban di hadirkan untuk dapat menunjukan polisi yang telah menganiaya korban dan teman-temannya namun hingga hari Kamis 12 Mei 2016 kami belum di hubungi, untuk tindak lanjuti.
Elsham Papua mencatat kurang lebih sudah 4 orang korban tindakan brutal oknum aparat Polres Fakfak kepada masyarakat biasa bukan aktifis dan sangat di sayangkan ini terjadi di saat-saat akhir masa jabatan Kapolres Fakfak. AKBP. Mohamad Yusup, SH,M.Hum. (adm)
Berlindung dirumah Kapolres Fakfak, Sopir Truk Tetap Dianiaya Anggota Polisi Berlindung dirumah Kapolres Fakfak, Sopir Truk Tetap Dianiaya Anggota Polisi Reviewed by Fakfak on 00:47:00 Rating: 5
Powered by Blogger.