Gubernur Harus Pastikan Nasib Mahasiswa Papua Di Yogyakarta

Mahasiswa di Asrama Kamasan I saat ditemui Gubernur Papua - Doc IPMAPA

Jayapura, Jubi – Legislator Papua, Laurenzus Kadepa meminta Gubernur Papua, Lukas Enembe memastikan nasib mahasiswa Papua di kota studi Yogyakarta.
Anggota Komisi I DPR Papua bidang politik, hukum dan HAM itu mengatakan, perlu ada keputusan tegas dari Gubernur Papua, sebagai pimpinan di provinsi paling timur Indonesia itu terhadap nasib mahasiswa Papua di Yogya. Apakah dipulangkan seperti pernyataan gubernur sebelumnya yang menyebut bisa saja memulangkan mahasiswa Papua dari Yogya, ataukah ada langkah lain yang diambil.
“Saya minta gubernur pastikan nasib mahasiswa Papua di Yogya. Kalau memang mau pulangkan, pulangkan. Kalau tidak bagaimana solusinya agar mereka bisa merasa nyaman dan aman di kota itu. Perlu ada keputusan jelas. Kenapa harus putar-putar. Masalah Yogya jangan hanya jadi konsumsi pencitraan dan politik,” kata Kadepa kepada Jubi, Kamis (18/8/2016).
Menurutnya, bukan berarti masalah telah selesai setelah Gubernur Papua bertemu mahasiswa Papua di Yogyakarta dan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Perlu ada langkah selanjutnya untuk mencari solusi. Apalagi hingga kini mahasiswa Papua merasa belum aman dan nyaman.
“Memang memulangkan mahasiswa itu butuh pertimbangan matang, butuh kajian, butuh proses karena tentu akan ada dampaknya. Tapi kalau kondisi mahasiswa di Yogya memang tak memungkinkan lagi, saya pribadi mendukung mereka dipulangkan. Kalau memang itu tinggal satu-satunya cara agar mahasiswa Papua di Yogya tak terus berada dalam tekanan,” ucapnya.
Katanya, bicara nasib mahasiswa Papua di Yogyakarta bukan masalah merdeka atau lainnya, tapi mengenai kenyamanan, keamanan anak-anak Papua yang menimba ilmu di kota studi itu. Tim Komisi I DPR Papua telah berupaya bertemu berbagai pihak di Yogya beberapa waktu lalu, sebelum Gubernur Papua menemui mahasiswa dan Sultan.
“Tentu kami tak bisa tinggal diam dengan situasi ini. Kami tak mungkin membiarkan mereka terus dalam kondisi tertekan, merasa terancam dan lainnya. Makanya Gubernur harus segara memastikan nasib mahasiswa di Yogya. Jangan hanya berkomentar yang bisa menjadi kontroversi. Semisal beberapa waktu lalu, beliau mengatakan akan mengembalikan Otsus jika Otsus Plus ditolak,” katanya.
Sehari sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan, siap memulangkan mahasiswa Papua yang kuliah di Yogyakarta jika pemerintah tak turun tangan menyelesaikan masalah yang dialami mahasiswa Papua di kota itu.
“Masalah yang terjadi adalah persoalan negara. Bukan propinsi. Saya siap pulangkan mereka jika tak segera ditangani oleh pemerintah. Tapi kalau saya pulangkan, akan terjadi masalah besar di Papua. Ini persoalan negara. Kondisi sekarang seperti ini,” kata Enembe.
Katanya, kini mahasiswa Papua di Yogyakarta telah dicap separatis pasca melakukan demo damai mendukung ULMWP. (*)

Sumber: Tabloidjubi.com

Terimakasih atas kunjungan anda di www.FAK-FAK.com , Silahkan berbagi :