Tentang Tudingan Pembelian Senjata Oleh Anggota DPRD, Hengki Bayage: Jangan Asal Menuduh, Perlu Dibuktikan dengan Foto

Tentang Tudingan Pembelian Senjata Oleh Anggota DPRD, Hengki Bayage: Jangan Asal Menuduh, Perlu Dibuktikan dengan Foto

 



Tentang Tudingan Pembelian Senjata Oleh Anggota DPRD, Hengki Bayage: Jangan Asal Menuduh, Perlu Dibuktikan dengan Foto

TOLIKARA - Alumni Universitas Nasional (Unas) Jakarta yang juga anggota Komisi V Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat DPRP Papua, Hengki Bayage, S.AP, M.AP, ikut menanggapi tuduhan atas dugaan keterlibatan Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Sony Wanimbo dalam pembelian senpi dan amunisi yang disampaikan berdasarkan keterangan tersangka NM yang tangkap oleh aparat Kepolisian.

Hengki mengatakan, Sony Wanimbo yang kini dipercayakan oleh rakyat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, merupakan teman kuliahnya saat di Kampus Universitas Nasional (Unas) Jakarta.

Sony menurutnya bukan alumni Bali seperti yang dituduhkan dalam pemberitaan media akhir-akhir ini. “Sony merupakan alumni Jakarta dan kami sama-sama kuliah di Unas Jakarta. Sehingga tidak benar ada pemberitaan media bilang dia (Sony) kuliah di Bali,” katanya kepada Ceposonline di Kopitiam, Sabtu (19/6).

Menurut politisi PDIP ini, sejak menjadi mahasiswa di Jakarta, dirinya saat itu menjabat sebagai Ketua Korwil Mahasiswa Yahukimo di Jakarta dan Sony menjabat sebagai Ketua Korwil Tolikara di Jakarta. Selama berada di Jakarta selalu melakukan aktivitas perkuliahan seperti biasa dan tidak pernah keluar dari Jakarta.

“Kami selalu melakukan kegiatan-kegiatan kemahasiswan. Seperti penerimaan mahasiswa baru, Natal bersama, Paskah dan kegiatan lainnya. Kami juga saling undang untuk menghadiri kegiatan yang kami laksanakan selama menjadi mahasiswa di Jakarta,” tuturnya.

Hengki menyampaikan, dirinya tidak membela Sony, tetapi alangkah baiknya jika menuduh seseorang yang terlibat dalam sebuah kasus perlu diperlihatkan bukti-bukti yang jelas. Apalagi menyangkut dengan dugaan keterlibatan Sony dalam pemberian uang sebesar Rp 370 juta kepada tersangka NM untuk membeli senpi dan amunisi kepada KKB seharusnya dibuktikan dengan bukti-bukti yang cukup.

“Saya tidak membela Sony karena teman waktu kuliah di Jakarta. Tapi kalau memang ada tuduhan kepada pak Sony harus dibuktikan dengan bukti-bukti yang kuat. Misalnya harus ada foto saat Sony memberikan uang kepada tersangka. Karena kalau tidak ada foto sama saja itu tidak kuat secara hukum untuk kita menuduh seseorang,” ujarnya.

Dia menyatakan bahwa dari media menyampaikan bahwa Sony memberikan uang pada pertengahan April sebenarnya tidak boleh meraba-raba. Tetapi harus jelas menyebutkan tanggal berapa yang berikan, bermalam di kamar berapa di salah satu hotel di seputaran Waena dan saat diberikan harus disertai bukti fisik pemberian uang berupa foto. Karena setiap anggota DPR jika memberikan bantuan kepada masyarakat selalu disertai dokumen.

“Kalau ratusan juta diberikan, tetapi kalau tidak ada bukti, maka kita tidak bisa menuduh. Jangan menuduh sepihak, tetapi harus ada saksi dan alat bukti yang mendukung, karena jika mendengar secara sepihak bisa juga ada pihak ketiga yang bermain untuk menjatuhkan pak Sony,” tegas Hengki. (bet/nat/Ceposonline)video

SEPUTAR FAKFAK


0 Response to "Tentang Tudingan Pembelian Senjata Oleh Anggota DPRD, Hengki Bayage: Jangan Asal Menuduh, Perlu Dibuktikan dengan Foto"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel