Kreativitas Perempuan Fakfak, Tercipta Sabun Pala

Kreativitas Perempuan Fakfak, Tercipta Sabun Pala

Foto By: Komsos Gereja Katolik Santo Yosep Fakfak

FAKFAKBuah pala merupakan salah satu komoditi unggulan di kabupaten fakfak yang memiliki banyak manfaat serta nilai ekonomi yang tinggi, bagi masyarakat. Selain bijinya digunakan sebagai rempah-rempah, buah pala juga dapat di olah dalam bentuk jenis makanan dan minuman.

Difakfak berbagai pengolahan buah pala telah banyak dilakukan oleh pengrajin, baik pembuatan manisan, sirup pala, selai pala Balsem Pala maupun dalam bentuk olahan lainnya. Selain itu juga buah pala dapat di olah menjadi Sabun Pala.

Ketua Pengolah Sabun Pala Nan Henggi Yanti Temongmere mengatakan, usaha Pengolahan Sabun Pala bermula pada mengikuti Pelatihan Pembuatan Sabun Pala di Hotel Grand Papua Fakfak, pada bulan mei 2021 yang lalu.

“dengan adanya pelatihan pengolahan buah pada yang dilaksanakan di Hotel grand pada 27 dan 28 mei lalu yang dilaksanakan dinas Perkebunan merupakan awal dimana kami beranikan diri untuk berwirausaha,” katanya.

Foto By: Komsos Gereja Katolik Santo Yosep Fakfak

Dikatakan, dengan adanya pelatihan tersebut beberapa orang yang tergabung dalam usaha Masyarakat asli fakfak, mencoba untuk melakukan olahan buah pala menjadi sabun pala.

“kami sebagai anak negri nemehmani tidak mau menjadi penonton di negeri kita sendiri oleh karena itu dengan pelatihan yang telah kita ikuti kami mencoba membuat olahan buah pala menjadi sabun pala,” ungkap Yanti.

Menurutnya dalam Pengolahan Buah pala menjadi sabu Pala di butuhkan beberapa bahan seperti Minyak kelapa dan lemak pala. Sementara jumlah tenaga kerja yang saat ini bekerja pada Tempat Olahan Sabun Pala Nan Henggi sebanyak tujuh orang, yang dapat memproduksi sebanyak lima paket sehari.

Dengan keberadaan tempat Olah Sabun Pala Nan henggi di Fakfak Yanti Temongmere berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Fakfak, terlebih khusus dalam memberikan bantuan sarana dan prasarana yan memdai, sehingga usaha yang dijalankan oleh Pengolah Sabun Pala Nan Henggi dapar berjalan dengan baik.

Sebab ini merupakan salah satu tempat yang dapat memberikan peluang emas bagi masyarakat Fakfak untuk mendapatkan pekerjaan, sekaligus dapat berwirausaha sendiri. (JD/BR/RRI Fakfak)

Ronaldo Josep Letsoin / komsos Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Fakfak.


0 Response to "Kreativitas Perempuan Fakfak, Tercipta Sabun Pala"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel